MOTIVASI BELAJAR

  1. A.    Pengertian,Teori,dan Pentingnya Motivasi
    1. 1.      Pengertian motivasi

Bahasa Indonesia,motivasi diartikan sebagai:

  • Dorongan yang timbul pada diri seseorang sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.
  • Usaha-usaha yang dapat menyebabkan  seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan
  1. 2.      Teori-Teori Tentang Motivasi
    1. Teori kognitif

Dapat diartikan sebagai suatu proses yang mementingkan cara berfikir insight,reasoning,menggunkan logika induktif dan deduktif

  1. Teori Hedonisme

Teori ini mengatakan bahwa segala perbuatan manusia,entah disadari ataupun tidak disadari,entah itu timbul dari kekuaatan luar ataupun dari dalam,pada dasarnya mempunyai tujuan yang satu,yaitu mencari hal-hal yang menyenangkan dan menghindari hal-hal yang menyakitkan.

  1. Teori Insting

teori ini dikatakan bahwa seetiap orang telah membawa kekuatan biologis,kekuatan biologis inilah yang membuat orang bertindak menurut cara tertentu.

  1. Teori psikoanalitis

Merupkan pengembangan teoori insting.dalam teori ini diakui adanya kekuatan bawaan di dalam diri manusiadan kekuatan bawaan ini menyebabkan da mengarahkan tingkah laku manusia.Tingkah laku yang didorong oleh kedua insting dasar tadi sering kali tidak sesuai dengan norma-norma sopan-santun yang tedapat di masyarakat.

  1. Teori Keseimbangan

Teori ini berpendapat bahwa tingkah laku manusia terjadi karena adanya ketidakseimbangan di dalam diri manusia.Tingkah laku manusia timbul karena adanya suatu kebutuhan,dan tingkah laku manusia tesebut mengarah pada pencapaian tujuan yang dapat memenuhi kebutuhan.Kebutuhan karena adanya ketidakseimbangan di dalam diri inividu membuat individu yang bersangkutan melakukan sesuatu tindakan,dan tindakan itu mengarah pada pencapian tujuan.

Menurut Maslow,kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia:

  1. Kebutuhan biologis
  2. Kebutuhan akan rasa aman
  3. Kebutuhan akan rasa cinta kasih dan rasa memiliki
  4. Kebutuhan akan penghargaan
  5. Kebutuhan untuk tahu
  6. Kebutuhan keindahan
  7. Kebutuhan akan kebebasan bertindak
  8. Teori dorongan

Pada prinsipnya teori dorongan ini tidak jauh berbeda dengan teori keseimbangan,teori dorongan memberikan tekanan pada hal yang mendorong tejadinya tingkah laku.

  1. 3.      Pentingnya Motivasi dalam Upaya Belajar dan Pembelajaran

Motivasi merupakan pendorong bagi perbuatan seseorang.

  1. Peranan Motivasi pada Pengamatan

Meskipun pengamatan seseorang banyak bergantung pada factor fisiologis si pengamat,tetapi ada eksperimen yang membuktikan bahwa motivasi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pengamatan seseorang

  1. Peranan Motivasi pada Perhatian

Peranan motivasi pada perhatian seseorang tidak jauh berbeda dengan perananya pada pengamatan.Bila seseorang dikuasai motif tertentu mak perhatianya akan tertuju pada hal-hal yang sesuai motif tersebut.

  1. Peranan Motivasi pada Ingatan

Motivasi juga mempengaruhi ingatan seseorang.Dari percobaan Zeller dapat diambil kesimpulan bahwa motif gagal sangat mempengaruhi ingatan mereka.Jelas bahwa motivasi mempunyai peranan besar pada ingatan,menentukan hal-hal yang diingat dan dilupakan seseorang.

  1. Peranan Motivasi pada Proses Berpikir dan Fantasi

Fungsi berpikir juga amat dipengaruhi oleh motivasi. Peranan motivasi didalam berfikir terutama pada penggunaan informasi-informasi yang tersedia untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi.Kesimpulan pokok yang dapat di pegang yaitu motivasi merupakan salah satu factor penentu tingkah laku manusia.

  1. B.     Jenis dan Sifat Motivasi
    1. 1.      Jenis Motivasi

Berikut motif primer dan sekunder

  1. Motif primer atau motif biogenetis

merupakan motif-motif yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan organisme demi kelajutan untuk mempertahankan kehiddupannya secara biologis.Contoh motif primer;motif lapar,motif bernafas,moyif seks.

  1. Motif sekunder atau sosiogenetis

Kalau motif biogenetis berasal dari kebutuhan organic demi kelanjutan hidup biologisnya dan bersifat asli.Dapat di bagi menjadi dua:

  • Motif darurat:

ü  Motif untuk melepaskan dirinya dari bahaya.

ü  Motif untuk melawan

ü  Motif untuk mengatasi rintangan

ü  Motif mengajar

  • Motif Objektif

ü  Motif eksplorasi

ü  Motif manipulasi

  1. 2.      Sifat Motivasi
    1. Motifasi intrinsik adalah tindakan yang digerakan oleh sesuatu sebab yang datang dari dalam diri individuatau motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidakk perlu di rangsangdari luar.
    2. Motifasi ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena ada perangsang dari luar.
    3. Disamping motif intrinsik dan motif ekstrinsik,masih ada sejenis pengembangan atau setidak-tidaknya sukar untuk di masukkan ke dalam salah satu motif tersebut.Hal ini nampak dan muncul dari pengaruh agama dan ajaran lain yang selalu mengajak pada arah kebaikan.
    4. Motifasi di sekolah

Ada beberapa bentuk da cara untuk menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar:

  1. Member Angka

Angka dalam hal ini sebagai symbol dari nilai kegiatan belajarnya.

  1. Hadiah

Hadiah dapat juga dikatakan sebagai motivasi,namun itu tidak selalu demikian.Karena hadiah itu untuk suatu pekerjaan,mungkin tidak akan menarik bgi seseorang yang tidak senang dan tidak berbakat untuk pekerjaan tersebut.

  1. Saingan/Kompetisi

Digunakan untuk mendorong kegiatan belajar siswa.Persaingan baik secara perseorangan maupun kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

  1. Ego-Involvement

Pada anak perlu di tanamkan rasa tanggung jawab dan harga diri,hingga mendorong anak untuk bekerja semaksimal mungkin untuk merai nilai yang baik.

  1. Memberi Ulangan

Ulangan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan atau menumbuhkan motivasi

  1. Mengetahui Hasil

Hasil yang diperoleh siswa akan menambah semangat dan meningkatkan motivasi.terlebih jika hasil tersebut meningkat.Dengan grafik hasil belajar yang semakin meningkat maka harapan hasilnya selalu meningkat

  1. Pujian

Apabila siswa yang sukses dan berhasil menyelesaikan tugas dengan baik perlu diberikan pujian.Dengan pujian yang tepat memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi gairah belajar serta sekaligus membangkitkan harga diri.

  1. Hukuman

Hukuman sebagai hal yang negative namun kalau diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi alat motivasi.

  1. Hasrat untuk Belajar

Hasrat untuk belajar berarti ada unsur kesengajaan ada maksud untuk belajar.Hal ituu lebih baik bila dibandingkan segala sesuatu yang tanpa maksud.

  1. Minat

Motivasi muncul karena ada kebutuhan,begitujuga minat ,sehingga tepatlah kalau minat merupakan alat motivasi yang pokok.

  1. Tujuan yan g Diakui

Rumusan tujuan yang diakui oleh siswa akan merupakan alat motivasi yang sangat penting.

  1. C.    Motivsi Dalam Belajar
    1. 1.      Unsure-Unsur yang Mempengaruhi Motivasi Belajar
      1. Cita-cita atau aspirasi siswa

Cita-cita yang telah tertanam pada diri siswa merupakan motivasi yang bermanfaat untuk meningkatkan hasil belajar.

  1. Kemampuan siswa

Siswa yang satu berbeda dengan yang lain.Pembawaan yang berhubungan dengan kecakapan seseorang dalam memecahkan persoalan disebut kemampuan.Maka pembawaan tersebut orang menyebutnya dengan kemampuan umum.

  1. Kondisi siswa

Kondisi seseorang dibedakan dalam kondisi phisik seperti:perhatian,minat,perasaan,ingatan dan semacamnya yang bepengaruh terhadap motivasi dalam keadaan normal.Kondisi psikis seperti:pendengaran,penglihatan,dan anggota badan yang lain besar manfaatnya untuk meningkatkan motivasi belajar.

  1. Kondisi Lingkungan Siswa

Yang dimaksud dengan fasilitas disini adalah segala sesuatu yang secara langsung berhubungan dengan proses belajar seperti:alat tulis menulis,buku bacaan,media belajar,dan macamnya.

  1. Unsur-Unsur Dinamis Belajar
  • Motivasi dan upaya memotivasi siswa yang belajar
  • Bahan belajar dan upaya penyedianya
  • Alat bantu belajar dan upaya penyediannya
  • Suasana belajar dan upaya pengembanganya
  • Kondisi subyek yang belajar dan upaya penyiapan serta peneguhannya
  1. Upaya Guru dalam membelajarkan siswa

Dalam proses belajar mengajar gurulah yang meerupakan factor penggerak.Dia harus bertindak sebagai manusia yang serba bisa baik marah,memuji,menghukum, atau memberi hadiah.

  1. 2.      Upaya Meningkatkan Motivasi
    1. Megnoptimalkan penerapan prinsip-prinsip belajar.

Masing-masing teori tidak sama kecocokannya untuk menanggulangi materi yang berbeda.

  1. Mengooptimalkan Unsur-Unsur Dinamis Belajar

Kemampuan guru akannampak ketika usahanya menumbuhkan motivasi penajian materi pelajaran,memilih,mengatur,menggunakan alat bantu,mengusahkan agar suasana belajar tetap kondusif.

  1. Mengoptimalkan Pemanfaatan Pengalaman

Pengajaran tidak akan berhasil apabila tidak memanfaatkan pengalaman yang sudah dimiliki.Kemampuan guru dalam mengelola pengalaman awal sangat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

  1. Pengembangan cita-cita

Ceritera tentang tokoh-tokoh yang berhasil perlu dierjelas untuk memberikan harapan-harapan yang dapat diperoleh dengan usaha yang keras.Dengan demikian guru akan memberikan penguatan atau motivasi bagi siswa untuk belajar dan bekerja keras.

 

DAFTAR PUSTAKA

Prayitno,E.(1989).motivasi dalam Belajar,Jakarta:Depdikbud P2LPTK.

Sardiman,A.M.(1992).Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar,Jakarta:Rajawali.